Pasang Model Dibawah Umur, Majalah Jalouse Tuai Kritik

Wednesday, March 26, 2014

3 Tahun lalu, dunia di kejutkan dengan kenekatan majalah Vogue Prancis dengan memasang seorang gadis cilik bernama Thylane Léna Rose Loubry Blondeau untuk tampil sebagai model di majalah mereka.



Yang menjadi kontroversi, karena saat itu, Thylane masih berusia 10 tahun, selain tidak boleh menjadikan anak di bawah umur untuk kepentingan komersial, Vogue juga di tuntut karena mendandani Thylane dengan full make up dan berpose seksi layak nya perempuan dewasa. Kala itu, Thylane tampil sebagai cover Vogue Paris edisi Januari 2011.



Selain Vogue, kritik tajam juga di tujukan kepada kedua orang tua nya, Patrick Blondeau dan Véronika Loubry. Kala itu, Thylane tampil untuk brand kosmetik Lacoste, yang mengontrak nya sebagai model. Lacoste pun juga mendapat kritik tajam karena menyewa anak di bawah umur untuk bekerja.

Hampir tiga tahun berlalu, kini kehadiran Thylane kembali menuai kontroversi, di usia nya yang baru akan 13 tahun, ia kembali tampil di majalah fashion terbitan Prancis, Jalouse edisi April 2014. Walau kini lebih tampil natural, namun banyak pihak tetap mengkritik penampilannya itu, dan mempertanyakan kenapa dia harus tampil di majalah yang notabene bukan untuk anak-anak.

Jalouse adalah majalah bacaan wanita yang cukup terkenal di Prancis dan sudah ada sejak tahun 1997 silam.


Ternyata setelah masalah dengan majalah Vogue itu, Thylane tetap menjalani profesi sebagai model, ia tetap melanjutkan kontrak dengan label Lacoste, dan sempat tampil di catwalk brand Jean Paul Gaultier. Ia pun kini di kontrak oleh sebuah agnecy model di Prancis bernama, Dredge Management.


Ibunya Veronica yang adalah seorang aktris dan Host di Prancis, dan ayahnya Patrick adalah seorang pemain bola, berdalih itu adalah keinginan dari Thylane sendri untuk jadi model, tanpa paksaan. Namun demikian, di manapun negaranya, ada larangan untuk mempekerjakan anak di bawah umur.

You Might Also Like

0 comments