Nicki Minaj Hapus Akun Twitter

Wednesday, April 18, 2012

Masalah demi masalah sedang dihadapi Rapper Nicki Minaj atau Onika Tanya Maraj belakangan ini, mulai dari masalah Nicki yang akhirnya menghapus akun twitternya @NICKIMINAJ, dikarenakan bocornya lagu baru di album RePackaged "Pink Friday: Roman Reloaded" di internet.
Penyanyi lagu "Beez On The Trap" kelahiran Trinidad Tobago ini menjadi merasa terganggu karena situs penggemarnya, NickiDaily, mengunggah lagu-lagu bocoran dari albumnya tersebut.
Beberapa Tweet terakhir Nicki :
 "And that's exactly why I'm paying the barbz DUST right now! And deleting my twitter. Smdh - don't cry for me argentina. Like seriously, its but so much a person can take. Good f***ing bye."
Kemudian, hari Minggu 15/4, ia menulis dengan singkat,
"On second thought I'll just follow a new set of barbz. The ones I follow r very mean and ratchet. *side eyes them* *looks into the sea for mor*"
Akunnya kini sudah dihapus namun ia memiliki kesempatan 30 hari untuk mengembalikan lagi username-nya jika ia berubah pikiran. Sementara itu, album Pink Friday: Roman Reloaded telah berada di puncak tangga album Billboard 200. Album itu mengalahkan album baru Madonna, MDNA yang minggu lalu jadi juara.
Masalah selanjutnya, dengan ayah kandungnya yang tiba-tiba kembali hadir dalam kehidupan Nicki, Ayah nya, Omar membongkar kisah masa lalu keluarga Nicki.
Nicki yang selama ini sangat jarang bercerita tentang kehidupan pribadi nya, akhirnya berbicara di acara ABC Nightline bersama Juju Chan, dalam wawancaranya, Nicki mengungkap kehidupan masa kecilnya yang memiliki seorang ayahpemabuk berat,seorang pecandu dan sering berlaku kasar pada ibu Nicki.
Trauma dimasa kecil itulah yang akhirnya membuat Nicki pernah mengeluarkan statement akan membunuh ayahnya tersebut, sebagai ekspresi kebenciannya pada sang ayah.
 "I wanted to kill [my dad]. I used to wish he was dead ... 'We were afraid for my mother's life because whenever he would have a real bad outburst he would threaten to kill her."

You Might Also Like

0 comments