Shaila Sabt, Wanita Bahrain Pertama Di Miss Universe

Thursday, February 28, 2013



Shaila Sabt, seorang model cantik asal Bahrain, masuk sebagai salah satu peserta di ajang Miss Universe 2013 yang tanggal penyelengaraannya sampai saat ini masih belum di umumkan. Shaila menjadi perempuan Arab kawasan Teluk pertama yang mengikuti ajang perlombaan kecantikan internasional ini.


Shaila yang berumur 23 tahun ini, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan situs berita Elaph,  semoga keikut sertaannya di ajang kecantikan milik Donald Trump ini nanti tak akan menuai protes apapun, ia juga meminta semua penggemarnya di kawasan Teluk dan dunia Arab untuk mendukungnya.

Shaila pernah menjadi pemenang di ajang 'Bahrain's Top Model 2010'. Dalam usia yang masih  muda, Shaila Sabt sudah menjadi salah satu model papan atas di Timur Tengah dan kini akan memperkenalkan kecantikannya ke dunia internasional. Tak hanya mengandalkan kecantikan fisik semata, Shaila telah bergelar sarjana dalam bidang pengelolaan sumber daya manusia. Namun begitu, ia mengatakan prioritasnya kini adalah menjadi model internasional yang mewakili  dan akn membanggakan negaranya.


Di Ajang sekelas Miss Universe, memang (katanya) tak hanya mengandalkan fisik semata, moto 'Brain, Beauty & Behaviour' menjadi kunci pokok untuk memilih Ratu Sejagad. Sang Puteri haruslah seoarng wanita yang juga mampu ber-partisipasi dalam kegiatan apapun yang bersifat positif, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, dll.

Shaila sebenarnyabukanlah wanita muslim pertama yang mengikuti kontes semacam ini, dulu  pernah ada perempuan Arab lain yang ikut dalam ajang kecantikan internasional.Seperti, Rima Fakih yang berdarah Lebanon. Dia memenangkan gelar Miss USA 2010 sekaligus menjadi warga keturunan Arab dan Muslim pertama yang memenangkan gelar ini. Dan pada tahun 2012, Jessica Kahwaty, yang juga berdarah Lebanon, memenangkan juara ketiga Miss World 2012, tetapi saat itu Jessica mewakili Australia.




You Might Also Like

1 comments