Wow, Biaya Potong Rambut Presiden Prancis Rp.143 Juta/bulan

Monday, July 18, 2016

Zaman sekarang, kebutuhan perawatan tubuh ga hanya untuk perempuan, laki-laki pun udah ga aneh kita liat ada di tempat perawatan tubuh.



Apalagi untuk seorang pria public figure, suka ga suka, mereka harus memperhatikan penampilan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Termasuk yang di lakukan oleh Presiden Prancis, François Hollande yang rela menghabiskan dana ratusan juta hanya untuk memotong rambutnya setiap bulan.

Orang nomor satu di Prancis itu membayar hairstylist pribadinya sebesar 9,895 euro atau sekitar Rp 143 juta perbulannya, hanya untuk memotong rambut dan memastikan selalu rapi. Hal ini sudah dilakukannya sejal menjabat sebagai Presiden dari tahun 2012 silam.

Tentu saja hal ini banyak menuai kritikan, karena Presiden bernama lengkap François Gérard Georges Nicolas Hollande berusia 62 tahun itu di anggap melakukan pemborosan karena 9,895 euro sama dengan lebih dari setengah gaji tahunan warga negara Prancis.

'Untuk orang Prancis itu merupakan uang yang sangat-sangat banyak' ujar Thierry Mandon, Menteri Pendidikan Tinggi Prancis.

Melihat angka ini, entah siapa yang lebih mahal perawatan antara Hollande atau istrinya, Marie-Ségolène Royal.



Mantan ajudan Hollande, Valérie Trierweiler yang dulu pernah di isukan memiliki affair dengannya, mengatakan bahwa Hollande tidak mengetahui berapa biaya pangkas rambutnya.

'Let's be fair, Hollande tidak menyadari berapa gaji penata rambutnya. Saya bisa membuktikan ia akan marah jika dia mengetahui ini,' kata Valerie di Twitternya.

Ini bukan pertamakalinya politikus menghabiskan banyak dana untuk potong rambut. Dulu di tahun 2007, mantan senator John Edwards diserang saat hairstylist asal Beverly Hills mengungkap biaya potong rambutnya sebesar US$ 1,250 atau sekitar Rp 16 juta untuk sekali potong.

Lalu calon Presiden Amerika, Hillary Clinton juga menerima kritikan karena memangkas dan mewarnai rambut dengan biaya yang cukup besar sekitar U$ 1,200 atau setara dengan Rp 16 juta. Selain soal biaya, istri dari mantan presiden Bill Clinton itu juga dikritik karena menutup jalan ketika ia pergi ke salon high-end milik hairdress ternama John Barret. Saat Hillary datang ke salon yang berada di mal Fifth Avenue itu, tangga berjalan di mal tersebut pun dimatikan dan customer lain dilarang masuk untuk sementara. 


You Might Also Like

0 comments